• PIN Blackberry Messenger DC8194FA / CD4B5F81 FULL
  • ID Line BDRINDO77
  • WhatsApp dan SMS +66 825-801-959
  • CUSTOMER SERVICE 24/7
  • Harap Melakukan Konfirmasi Nomor Rekening Sebelum Melakukan Deposit
  • BANDARINDO77 | Bandar Bola, Casino Online, dan Sabung Ayam Online Terpercaya.
  • Bonus 100% Sabung Ayam 7X Win
  • Dapatkan Cashback ALL GAMES 10%
  • Bonus Referral Hingga 7% + 2% Tanpa Batas
  • Bonus Deposit 10% Untuk Member Baru Sabung Ayam.
  • Bonus Deposit 5% Untuk Next Deposit Sabung Ayam.
  • Bonus Tangkas 10% Setiap Hari.

Jenis Ayam Sesuai Dengan Wilayah dan Fungsinya

Published 16/07/2018 Tags: , , , ,


Taruhan Sabung Ayam – Anda tentu mengetahui 3 tipe ayam yang paling populer di Indonesia sesuai dengan fungsinya. Ada ayam pedaging, petelur maupun ayam dwiguna. Akan tetapi, sebenarnya jenis-jenis ayam di dunia ini cukup banyak dengan ciri-ciri yang berbeda utamanya di Indonesia. Tentu saja, Anda yang mulai tertarik dengan bisnis ayam entah dijadikan sebagai koleksi maupun peliharaan juga harus mengetahui jenisnya sebagai pengetahuan Anda.

Di dunia ini, jenis-jenis ayam sangat berbeda meskipun di Indonesia, kebanyakan dijadikan sebagai industri pangan sesuai fungsinya.

Jenis Ayam di Dunia Sesuai Fungsi dan Wilayah Pembagiannya

Jika dilihat dari fungsi, maka jenis-jenis ayam terbagi menjadi tiga, yaitu ayam petelur, ayam pedaging dan ayam dwiguna yang merupakan gabungan antara ayam pedaging dan petelur. Namun jika terbagi dalam segi wilayah di seluruh dunia, maka jenis ayam akan lebih luas lagi. Untuk ayam Mediterania, jenisnya antara lain adalah Fayoumi, Ancona, Minorca dan Leghorn. Sementara jenis ayam America adalah Plymouth Rock, New Hampshire dan Red. Kemudian jenis ayam Asiatic adalah Asil, Longson, Cochin dan Brahma. Terakhir adalah ayam English yang memiliki tipe Sussex, Orpington, Dorking, Cornish dan Australop. Ayam jantan pun berbeda dengan ayam betinanya.

Berdasarkan jenis kelaminnya, ayam jantan dan betina memiliki perbedaan fisik. Ayam jantan umumnya memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan ayam betina. Selain itu, bagian jenggernya pun juga lebih besar dibandingkan dengan ayam betina dengan jalu yang lebih panjang. Bagian ekornya pun juga sangat panjang lalu lebih menjuntai. Sementara ayam betina ukurannya lebih kecil dengan jalu pendek. Bahkan sebagian juga tidak memiliki jalu sama sekali. Jenggernya pun juga sangat kecil dengan bulu ekornya yang pendek. Ini merupakan jenis-jenis ayam berdasarkan dengan jenis kelamin dan perbedaan fisik keduanya yang sangat mencolok dan unik.

Sementara itu untuk ayam petelur, mereka juga memiliki ciri yang berbeda dengan ayam lain yang memiliki fungsi berbeda. Pada dasarnya ayam petelur memiliki lemak yang sedikit dan hanya dalam usia 5 hingga 6 bulan, ayam sudah bertelur. Ayam ini dikenal memiliki tingkat seksualitas yang cukup baik dengan bobot yang ringan sehingga mereka bisa bertelur dalam waktu yang cepat. Contoh dari ayam petelur ini diantarannya adalah Lohmann, Fayoumi, Ancona, Minorca dan Leghorn. Sementara untuk ayam pedaging, mereka memiliki bobot yang jauh lebih berat dan besar. Sementara lemaknya cukup banyak sebab mereka memang yang diambil adalah bagian daging dan pertumbuhan begitu cepat.

Dikarenakan ayam ini adalah pedaging, maka asupan makanan yang dibutuhkan cukup sangat tinggi. Contoh dari ayam pedaging adalah Sussex, Cornish, Plymouth Rock dan Starbo. Sementara ayam dwiguna yang merupakan ayam dua fungsi memiliki pertumbuhan yang cukup baik dengan bobot tubuh yang sedang-sedang saja antara daging dan lemak. Untuk ayam betina induk, mereka lebih cenderung akan sering mengerami telurnya. Sementara contoh dari ayam dwiguna ini adalah New Hampshire, Australorp dan Rhode Island Red.

Inilah jenis-jenis ayam yang ada di dunia berdasarkan dari ras sesuai wilayah, jenis kelamin dan fungsinya untuk menambah pengetahuan Anda.

Share Artikel